About Me

Subscribe now!Feeds RSS

Latest posts

Other Things

Showing posts with label buku. Show all posts
Thursday, March 31, 2016

Peacetime dan Wartime CEO

1 comments

Di buku The Hard Things About Hard Things ini: https://goo.gl/ge3uZp banyak kisah inspiratif. buku ini menceritakan hal-hal yang akan dihadapi seorang pimpinan perusahaan. Karena latar belakangnya industri IT yang sangat cepat pergerakannya, kisah penulis yang menjadi latar belakang buku ini terasa intens. 

Di salah satu bagian buku ini ada perbandingan antara Peacetime CEO dan Wartime CEO. Penulisnya menceritakan bagaimana kisah Steve jobs, Larry Page, dan lain-lain sebagai wartime CEO. ada juga kisah lainnya yang menunjukan Peacetime CEO. Tapi tentu saja kisah yang menarik adalah mereka-mereka yang menjadi Wartime CEO, tidak lain dan tidak bukan adalah karena kisahnya dramatis. hehe.

Menilik ke belakang dan mengamati sekitar, membuat saya menjadi bisa mengamati karakter-karakter CEO di beberapa perusahaan. beberapa CEO di perusahaan saya pernah bernaung menunjukan gejalan Peacetime CEO. Sangat populis, mendorong ide dari bawah, berteman dengan semua orang, dan lain sebagainya. Sayangnya, suasana industri yang sedang dihadapi adalah situasi perang. Situasi yang menuntut Wartime CEO. Ada beberapa bos yang bukan CEO tapi sudah memperlihatkan karakter Wartime CEO, sayangnya terhambat dan ga jadi CEO.

Tampaknya, BUMN-BUMN sekarang sangat membutuhkan Wartime CEO. 


Read more!
Tuesday, March 15, 2016

Tidak seperti yang kita kira

1 comments

Tidak seperti yang kita kira. 

Begitulah respon saya setelah membaca buku Adam Grant ini: 
https://www.goodreads.com/book/show/25614523-originals
Ada beberapa hal baru yang jadi inputan informasi buat saya dan ada juga analisa yang membuat saya merasa 'ngeh' setelah membaca buku tersebut.

Di awal-awal buku tersebut, diceritakan bahwa, tidak seperti yang kita kira, pengusaha-pengusaha sukses dunia itu tidak se-risk taker yang kita bayangkan. Mereka pada awalnya tetap berada di zona nyaman mereka sambil mencoba hal-hal baru yang lebih berisiko. Setelah beberapa saat dan merasa akan berhasil, barulah mereka melepas zona nyamannya. Mereka itu diantaranya: Bill Gates, Steve Jobs, Larry Page, dll. 

Selain itu, banyak juga kisah-kisah lain yang diceritakan Adam Grant. Tapi satu kisah lagi yang menarik buat saya adalah kisah tentang anak pertama dan anak terakhir. Sudah banyak riset yang menunjukan nilai positif dan negatif anak berdasarkan urutan kelahirannya. Hasil paparan Adam Grant tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa yang membedakan karakter anak berdasarkan urutan lahirnya itu adalah perlakuan orang tuanya. Karena secara default akan membedakan perlakukan kepada anak pertama dan anak tengah juga anak terakhir. Nah, katanya, kalau kita mau karakter seperti anak pertama, maka anak-anak berikutnya harus diperlakukan seperti anak pertama. Kalau kita mau karakter seperti anak terakhir, maka anak-anak sebelumnya harus diperlakukan seperti anak terakhir. 

Selain kisah-kisah itu, banyak juga kisah lainnya di buku tersebut. 


Read more!
Monday, March 24, 2014

Kisah-kisah di buku David & Goliath-nya Malcolm Gladwell

0 comments

Selain kisah David dan Goliath yang menjadi judul bukunya, Malcolm Gladwell juga menulis kisah kisah lain di buku itu yang membuka wawasan kita.

David&Goliath


Read more!
Sunday, May 12, 2013

ROOM : Sebuah Novel

0 comments

enterRoom

Sebelumnya saya tidak pernah mendengar tentang novel ini. Tapi setelah memulai membacanya, rasa ingin tahu selalu muncul untuk melanjutkan membaca halaman-halaman berikutnya. Penceritaan novel ini melalui narasi anak kecil umur 5 tahun. Jadi semua yang dideskripsikan dibatasi oleh sudut pandang seorang anak kecil. Tidak rumit, namun kita dituntut untuk bisa mengambil kesimpulan atas apa yang diceritakan anak kecil tersebut.


Read more!
Saturday, April 12, 2008

jalan raya pos

2 comments

beberapa bulan yang lalu saya baca buku jalan raya pos, jalan daendels. awalnya saya pikir ini novel, dengan settingan waktu ketika pembangunan jalan raya pos itu. ternyata saya salah. alur penceritaan buku ini adalah, dengan menceritakan satu persatu kota yang dilalui jalan raya pos. dimulai di anyer, diakhiri di panarukan. entah tokoh aku yang ditampilkan dalam buku ini adalah pram sendiri atau bukan. tapi si tokoh aku itu menceritakan pengalaman dia ketika datang ke kota-kota yang dilalui oleh jalan raya pos, lalu ditambah dengan menceritakan apa yang terjadi dulu ketika pembangunan.


buku ini cukup tipis, jadi dibaca beberapa jam saja langsung selesai. tiap kota yang dibahas dalam buku ini juga tidak sama kedalaman pembahasannya. ada yang sepintas lalu, ada yang menceritakan sejarah berdirinya suatu kota, ada juga yang menceritakan perlawanan penguasa suatu daerah kepada daendels atas keinginan daendels itu yang berlebihan.


setelah membaca buku ini, saya jadi tau jalur mana saja yang dilalui oleh jalan raya pos ini. saya kira dulu, jalan raya pos adalah jalan di utara sepanjang pantai jawa . ternyata saya salah. dan yang lebih saya kaget lagi, ternyata jalan daendels ini lewat cimahi dan bandung. lewat jalan yang hampir setiap hari saya lalui. ckckck..


saya juga jadi tau sejarah kota bandung. bagaimana titik nol kilometer itu terbentuk. setelah tau ini, saya jadi pengen makan bubur ayam “pr” lagi disana. tapi kali ini sambil bawa tongkat. tongkat itu saya tancapkan di nol kilometer itu sambil ngomong :


"Zorg,dat als ik terug kom hier een stad is gebouwd!"


membaca sejarah, membuat saya berpikir, bukanlah kebenaran atau kesalahan tempat sejarah berpihak. tapi keberanian. ya, keberanian.



----------------
Listening to: Travis - my eyes


Read more!
Wednesday, December 26, 2007

sejarah maluku

0 comments

saya termasuk orang yang bergetar ketika melihat atau membaca sesuatu tentang masa lalu. tepatnya ketika jaman kolonial. jaman penjajahan. dari mulai masuknya belanda hingga beberapa tahun setelah kemerdekaan. walaupun tidak terbatas sama jaman ini. saya juga menikmati suasana ketika masa-masa kejayaan islam dahulu. jaman islam di spanyol, dan lain-lain. tapi yang ingin saya tekankan kali ini jaman kolonial saja.

saya selalu tergetar ketika melihat bangunan masa lampau yang punya corak khas jaman belanda. juga peninggalan-peninggalan sejarah di musium. ataupun hanya sekedar foto-foto. ya. saya menikmati momen-momen itu.

salah satu mimpi ultimate perjalanan saya adalah melakukan napak tilas apa yang telah dilakukan belanda dulu. mengunjungi kepulauan "rempah-rempah", menyusuri jalan pantura atau daendels, mengunjungi kota-kota tua dan benteng-benteng yang dibangun belanda dulu. untuk mewujudkan mimpi ini, saya jadi tertarik sejarah. hanya saja pengetahuan saya tentang literatur yang bagus tentang sejarah yang membahas ini sangat minim. ini gara-gara saya ga serius dulu pas belajar sejarah di smp sama di sma. menyesal. akhirnya pengetahuan sejarah banyak saya dapat dari novel dengan setting jaman tersebut. novel-novel pramoedya memang paling banyak. baru-baru ini rahasia meede-nya e.s ito bagus juga.

nah, beberapa hari yang lalu saya berkunjung ke gramedia PVJ. iseng-iseng saja niatnya, nyari novel baru. pas liat-liat di bagian sejarah dan budaya, saya liat buku yang menarik. bukunya des alwi, judulnya sejarah maluku. ya! ini salah satu buku utama yang saya cari untuk memahami jaman dulu. kepulauan maluku pernah punya peran penting dalam dunia masa lalu.

saya baru baca bab-bab awal buku ini. walaupun begitu, saya langsung terkejut. saya dapat banyak pengetahuan baru. ini diantaranya :
  1. ternyata pulau ru di kepulauan banda naira dulu pernah ditukar dengan manhattan alias newyork oleh belanda dan inggris
  2. ketika columbus tidak sengaja menemukan amerika, sebenarnya niat dia itu nyari kepulauan maluku lewat jalur baru
  3. kota-kota pendukung amsterdam seperti rotterdam dan lain-lain, dibangun oleh hasil penjualan rempah-rempah dari maluku.
selain itu banyak lagi pengetahuannya. buku ini sangat sangat menarik! saya sangat merekomendasikan! tunggu nanti resensinya di butahuruf ya....


Read more!