Biasanya nulis sesuatu itu setelah kejadiannya selesai, supaya bisa diceritakan secara kumplit. Tapi karena takut aktivitasnya ga selesai-selesai, jadi untuk kasus ini, saya pengen menceritakan “rencana”. Jadi sekiranya saya gagal menjalankan misi ini, pembaca sekalian bisa meneruskan rencana besar ini. :D
Awalnya adalah keinginan belajar berkebun untuk memanfaatkan lahan di halaman rumah. Browsing-browsing, melihat postingan mereka-mereka yang sudah berhasil. Panen berbagai macam buah-buahan dan sayuran. Semuanya serba tertata rapi. Hijau. Tampak sangat menarik.
Akhirnya, mulai lah proses browsing tentang bagaimana cara memulai berkebun ini. Bingung. Mulai dari bikin kompos dulu, atau bikin rangka dudukan buat tanamannya, atau langsung tanam saja.
Sampai akhirnya saya menemukan tulisan-tulisan tentang biopori. Hal yang biasanya hanya sekilas lewat dan tidak pernah dipelajari lebih lanjut. Saya menemukan beberapa link bacaan, berikut diantaranya:
- http://www.biopori.com
- http://purnamadhewi.blogspot.com/2012/05/cara-pembuatan-lubang-resapan-biopori.html
- http://www.famorganic.com/artikel/artikel%20biopori.html
- http://nafisblog.wordpress.com/tag/kompos/
- Dan lain-lain
- Dari link-link inilah saya bisa bisa tahu hal ikhwal tentang biopori. Berikut ringkasannya tentang biopori terkait dengan rencana selanjutnya untuk bercocok tanam:
- Alatnya bisa dibeli di www.biopori.com. Pesan online, kemudian diantar paket.
- Pembuatan lubang biopori dengan alat ini mudah dan murah
- Lubang biopori bisa digunakan untuk memanfaatkan sampah organik rumah tangga.
- Lubang biopori ini bisa menghasilkan kompos dari sampah organic tadi setelah beberapa bulan.
- Lubang biopori ini efektif untuk mengurangi banjir
- Lubang biopori ini efektif untuk meningkatkan cadangan air di tanah
Akhirnya diputuskan, langkah pertama saya dalam memulai rencana besar ini adalah: Biopori. Dengan memulai dari biopori untuk rencana besar ini, saya bisa mendapatkan 4 keuntungan sekaligus:
- Membantu menyerap air hujan ke tanah dengan lebih cepat
- Membuat tanah di sekitar biopori menjadi lebih subur
- Sampah organic rumah tangga bisa dimanfaatkan
- Menghasilkan kompos yang bisa dipanen setiap 2-3 bulan sekali
Langkah selanjutnya bagaimana?
Langkah kedua dimulai dari yang mudah. Setelah 1-2 bulanan biopori berjalan. Saya akan mulai menanam beberapa tanaman buah-buahan. Pohon-pohon ini akan ditanam di sekitar biopori supaya tanahnya sudah lebih subur.
Langkah ketiga adalah mulai bikin dudukan buat tanaman-tanaman sayur. Belum ada ide seperti apa bentuknya, baru sekilas lihat di internet. Tapi yang pasti, bentuknya harus memungkinkan untuk bisa memuat banyak sayuran di lokasi yang terbatas :D
Langkah keempat dimulai ketika kompos sudah bisa dipanen. Rencananya, dari tiap biopori itu, kompos sudah bisa dipanen setiap satu minggu sekali untuk satu biopori. Jadi minggu berikutnya, panen kompos dari biopori berikutnya. Sedangkan biopori yang sudah kosong karena dipanen, akan dimasukin lagi sampah organic rumah tangga. Jadi apa langkah keempatnya?
Langkah keempat adalah mulai menanam sayuran.
Langkah kelima adalah membuat tamannya lebih cantik. Mungkin dengan menanam beberapa bunga yang berwarna, atau membuat tanaman yang bisa merambat di dinding, vertikultur, dll.
Saya sudah membayangkan, hasilnya akan luar biasa sekali: lingkungan menjadi hijau, udara semakin segar, anti banjir dan air tanah melimpah, dan yang paling utama: panen rutin sayuran dan buah-buahan.
Menarik bukaaaan..? Sounds like a plan, huh?
Subscribe to my feed